Tanamkan Kebiasaan Baik, Maka Akan Menjadi Karakter Baik
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri"
-QS. Ar-Ra’d: 11-
Makna dari ayat di atas sudah jelas, istilahnya bahwa Allah tidak akan merubah hati kita, jika kita sendiri tidak berusaha merubahnya. Lalu langkah apa yang kita rencanakan dalam mewujudkan maknah dari ayat tersebut?
Pembiasaan.
Tanamkan kebiasaan, maka akan menjadi karakter.
Contoh shalat. Awalnya berat, dipaksa, lama-lama jadi kebutuhan.
Dan bersyukur. Yang awalnya hanya kata-kata, lama-lama lisan otomatis "Alhamdulillah".

Karakter itu kumpulan kebiasaan kecil yang diulang. Allah nunggu langkah pertama dari kita dan Allah Maha Kuasa buat merubah hati seketika. Tapi Allah mau lihat usaha kita dulu. Kita melangkah 1 langkah ke arah baik maka, Allah langsung menyambut kita. Kita buka 1 pintu maka Allah yang bukakan 10 pintu lain.
Tidak ada perubahan tanpa kesadaran kita. Istilah digitalnya, hati tidak bisa di-upgrade karena kita sendiri tidak pernah pencet "update". Betul tidak?
Yang penting tetap belajar, berdoa, dan bergaul dengan orang baik. Karena itu sebagai bahan bakar buat merubah diri kita.
Jaga karakter, maka akan menjadi takdir. Jadi, kalau mau hati lebih tenang, mulai dari biasakan dzikir 5 menit. Kalau mau hati lebih pemaaf, biasakan ingat kebaikannya.
Maknah lain dari ayat di atas juga mengajarkan kita untuk mengenal diri kita sendiri.
Maksud dari mengenal diri sendiri itu gimana dan bagaimana untuk menemukannya?
Dijelaskan dalam Al-Qur’an, yaitu:
“Dan pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan?”
-QS. Adz-Dzariyat: 21-
Ayat di atas sudah jelas, kita harus mengenal diri kita dan bagaimana kita. Kenapa harus kenal diri sendiri?
- Biar nggak gampang ikut-ikutan orang…
- Biar tau kekuatan & kelemahan kita…
- Biar punya tujuan hidup yang jelas…
- Biar bahagia dengan versi diri kita sendiri
Jadi, mengenal diri sangat penting. Bisa mengetahui siapa kita, mau jadi apa, dan bagaimana cara kita sampai ke tujuan. Dengan begitu kita mengetahui:
- Siapa kita, itu adalah nilai karakter dan keyakinan
- Bisa apa kita, yaitu berhubungan dengan bakat, skill, dan kekuatan
- Dan, mau ke mana kita, itu adalah tujuan, mimpi, misi kita ke depan
Kita juga harus tahu apa kekuatan dan kelemahan kita. Dan, bagaimana mengatasi kalau tahu kekuatan dan kelemahan kita?
Ingat kata pepatah, "Jangan fokus sama satu kelemahan, sampai lupa sama 10 kelebihan kita"
Contoh Kekuatan: Jago ngomong, kreatif, sabar, berbakat jadi pemimpin, rajin, dan peduli.
Kelemahan itu bukan aib. Tapi GPS, untuk memperbaiki kelemahan kita. Yang harus kita ingat adalah orang hebat itu adalah orang yang tahu akan kelemahannya. Dan orang yang baik itu orang yang tahu akan kesalahannya.
Tahu kelemahan berarti setengah jalan menuju hebat. Karena kelemahan itu bisa diperbaiki lewat belajar dan latihan. Dan, yang terpenting jangan pernah membandingkan diri dengan yang lain.
"Bunga matahari. Dan bunga mawar. Sama-sama indah, tapi beda cara mekarnya." Betul tidak!
Kita tetap focus pada tujuan seperti yang tercantum dalam ayat Al-Qur’an,
"Allah tidak menciptakanmu tanpa tujuan" QS. Adz-Dzariyat: 56
Yang penting kita tanamkan kebiasaan baik dulu pada diri kita dengan konsisten. Dan jangan lupa selalu berdoa dan ikhtiar minta petunjuk pada Allah, lalu action.
Bismillah semoga Allah mempermudah semua usaha kita. Amiin
Sumber Referensi: Konsep PPK Kemendikbud, Thomas Lickona, Charles Duhigg, dan Aristoteles.
Salam Literasi
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MENANAMKAN PEMBIASAAN PADA SISWA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER YANG BAIK
Pendidikan tidak hanya soal nilai 100 di rapor. Pendidikan sejati adalah ketika ilmu masuk ke kepala, dan adab masuk ke hati. Masalahnya, cera
MINU Trate Putri Gandeng RSI Nyai Ageng Pinatih Gelar Seminar Parenting, Dorong Kolaborasi Cegah Bullying
GRESIK, 8 Agustus 2026 — MINU Trate Putri Gresik mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua melalui kegiatan Seminar Parenting b
Inovasi AI untuk Pendidikan: Guru MINU Trate Putri Gresik Sukses Raih Podium Tingkat Provinsi
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dunia pendidikan Jawa Timur. Dalam ajang Artificial Intelligence (AI) Project Competition tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggaarakan ole
Siswi MINU Trate Putri Gresik Raih Juara II MHQ Tingkat Internasional
GRESIK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MINU Trate Putri Gresik. Noor Annisa Qurrota’ Aini berhasil meraih Juara II Musabaqah Hifdzil Qur’an (M
Literasi Akademi 2026: Membentuk Generasi Hebat, Mandiri, dan Berprestasi di Lereng Pacet
Mojokerto, 14 -15 Mei 2026 — Suasana sejuk pegunungan di Villa Cemara, Pacet, Mojokerto menjadi saksi semangat dan kebersamaan para peserta dalam kegiatan Literasi Akademi 2026. S
Siswi MINU Trate Putri Gresik Raih Juara 3 Catur Tingkat Provinsi, Melaju ke Kejurnas Nasional
Gresik, 28 Mei 2025 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi MINU Trate Putri Gresik. Tasya Aqila Zhivani H., siswi kelas 5 Literasi, berhasil meraih Juara 3 dalam aj
“Sapa Sang Juara”: Selebrasi Spektakuler Prestasi Kontingen Porseni MINU Trate Putri Gresik
Gresik, 26 Mei 2025 – Sorak sorai kemenangan membahana di lapangan MINU Trate Putri Gresik saat para juara Porseni disambut dengan penuh kemeriahan dalam acara bertajuk “Sap
Prestasi Gemilang! MINU Trate Putri Borong Juara di Porseni MI Kabupaten Gresik 2025
Gresik, 25 Mei 2025 – Semangat sportivitas dan kreativitas mewarnai gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Gresik yang berlangsung me
Eksplorasi Seru Edutrip Hari ke-5 dan 6: Jelajah Singapura Penuh Inspirasi
Singapura, 24 Mei 2025 — Petualangan edutrip hari ke-5 dan 6 membawa rombongan peserta ke negeri maju nan menawan, Singapura. Bertolak dari Johor Bahru, Malaysia, perjalanan lint
"Anggun Hasanah A. Raih Juara 1 Pelajar Teladan Tingkat Kabupaten Gresik Tahun 2025
Gresik, 22 Mei 2025 – Ajang bergengsi Pemilihan Pelajar Teladan LP. Ma'arif NU Cabang Gresik ke-45 tingkat SD/MI resmi digelar hari ini di YLPI Bani Hasyim, Lengkong, Cerme, Gresi